Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana Aceh, Baret ICMI Temui Kepala Pusat Krisis Kemenkes RI
Dipublikasikan 18 Jan 2026
|
Diperbarui 2 bulan yang lalu
JAKARTA – Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Baret ICMI) melakukan audiensi strategis dengan Kepala Pusat Krisis (Puskris) Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Agus Jamaludin, SKM, M.Kes, di Jakarta, Selasa (31/12/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinkronisasi penanganan krisis kesehatan akibat bencana, khususnya di wilayah Aceh.
Fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah situasi darurat di Kabupaten Aceh Tengah yang hingga saat ini masih menghadapi kendala akses akibat keterisolasian wilayah serta keterbatasan layanan medis bagi warga terdampak.
Ketua Kelompok Kerja Baret ICMI Aceh, Zam Zam Mubarak, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menginisiasi pendirian klinik kesehatan darurat untuk menjawab kebutuhan medis di lokasi bencana. "Kami membahas mendalam mengenai kondisi di Aceh Tengah. Baret ICMI berencana menghadirkan klinik kesehatan darurat sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat yang masih terisolasi," jelas Zam Zam.
Dukungan Kementerian Kesehatan Menanggapi inisiatif tersebut, Kepala Puskris Kemenkes RI, Agus Jamaludin, yang didampingi oleh Administrator Kesehatan Ahli Madya, dr. Alghazali Samapta, MARS, MH.Kes, menyatakan kesiapan kementerian untuk memberikan dukungan penuh. Pemerintah berkomitmen mengawal langkah-langkah penanganan krisis kesehatan agar lebih responsif di wilayah terdampak.
Zam Zam menekankan bahwa kompleksitas krisis kesehatan di Aceh memerlukan kolaborasi multidimensi. "Diperlukan sinergi lintas sektor agar respons di lapangan berjalan cepat dan tepat. Krisis ini tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja," tambahnya.
Sinergi Logistik dan Koordinasi Nasional Selain rencana klinik darurat, audiensi tersebut turut memetakan kebutuhan mendesak lainnya, termasuk ketersediaan obat-obatan, pemenuhan alat kesehatan, serta penguatan mekanisme koordinasi nasional dalam manajemen bencana di Aceh.
Di tempat yang sama, Ketua DPP Baret ICMI, Lili Erawati, menyampaikan harapannya agar kemitraan dengan Kemenkes RI ini mampu mempercepat pemulihan layanan kesehatan di Aceh Tengah.
"Kami berharap langkah koordinatif ini menjadi titik balik percepatan layanan kesehatan bagi warga dan sekaligus memperkuat sistem respons darurat di seluruh wilayah Aceh," tutup Lili.